#projectnulisbareng
Ini dia poster yang ngajak para galauers untuk ikutan #projectnulisbareng
Dan dari poster ini aku iseng nulis satu cerpen yang judulnya COKLAT KOPI. Syukur-syukur kalo lolos, kalo engga lolos ya anggep aja nyalurin bakat :D
Rabu, 26 September 2012
Lagi ngantuk ngantuknya dikelas karna emang mata kuliahnya yang ngebosenin, tiba-tiba handphone bunyi karna ada satu mention. Pas buka mention dari siapa, ternyata mention dari akun @ngegaulbareng yang isi tweetnya ngasih kabar kalo cerpen yang aku buat dengan judulu "COKLAT KOPI" berhasil lolos menjadi salah satu cerpen untuk dibukukan..
Ini dia mention dari @ngegaulbareng
Seneng, kaget, dan yang pasti alhamdulillah banget. Bener-bener bersyukur deh :D
Gimana engga, cerpen COKLAT KOPI itu cerpen pertama yang aku buat emang khusus untuk ikutan ajang ini. Dan sekarang lolos untuk dibukukan dan semoga nanti akan di visualkan ke short movie.
Thank's buat akun @ngegaulbareng yang secara ga langsung menyalurkan bakar penulis kecil dari jati diri seseorang termasuk aku :)
♡ Aku ingin di Cintai karena Allah
Diposting oleh
Dhetya Atna
on Senin, 17 September 2012
/
Comments: (0)
Jika kau mencintaiku karena kecantikanku, menyejukkan setiap mata yang memandangnya.
Kemudian aku bertanya
"Saat kecantikan itu memudar ditempuh usia, seberapa pudarkah kelak cintamu padaku ?"
Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria, menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu
Kemudian aku bertanya
"Bila keceriaan itu kelam dirundung duka, seberapa muram cintamu kan ada ?"
Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku, memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu,
Kemudian aku bertanya
"Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka, seberapa mampu cintamu memendam praduga ?"
Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku, membuatmu yakin pada putusanku,
Kemudian aku bertanya
"Ketika kecerdasan itu berangsur hilang semua, seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku ?"
Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki,Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku
Kemudian aku bertanya
"Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak, seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku ?"
Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku, menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu,
Kemudian aku bertanya
"Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai, seberapa kuat cintamu bertahan ?"
Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan,
menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam,
menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam,
Kemudian aku bertanya
"Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat, seberapa kau mampu mengerti cinta ini ?"
Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku, menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku,
Kemudian aku bertanya
"Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku, seberapa besar cinta mampu memaafkan ?"
Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku, bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya
Kemudian aku bertanya
"Kala iman itu jatuh menurun, seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku ?"
Jika kau mencintaiku karena ku yang tlah kau pilih sebagai cinta ,yang kan kau pegang sepanjang hayat
Kemudian aku bertanya
"Kapanpun hati ini tergoncang seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia ?"
Andai sejuta alasan tak cukup untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku,
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini.
"Aku ingin kau cintai aku karena Allah"
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga,
maka cintaku kan tetap utuh dan setia
Hingga kelak ku tak mampu lagi mencintaimu,
karena cintaku berpulang pada-Nya ..
You = ♡
Diposting oleh
Dhetya Atna
/
Comments: (0)
Kamu,
seperti pelangi yang muncul setelah hujan.
seperti bunga tanpa duri.
seperti sinar mentari pagi.
seperti bintang yang mewarnai langit.
seperti tawa dalam duka.
seperti obat saat sakit.
seperti embun basahi dedauan.
seperti cahaya dalam gelap.
seperti udara dipagi hari.
Menemukan mu,
seperti melihat pelangi.
seperti melihat bintang yang paling terang.
seperti tersenyum dalam tangis.
seperti menemukan air di padang pasir.
seperti melihat malaikat.
seperti telah bertemu pasangan tulang rusuk ku...
seperti pelangi yang muncul setelah hujan.
seperti bunga tanpa duri.
seperti sinar mentari pagi.
seperti bintang yang mewarnai langit.
seperti tawa dalam duka.
seperti obat saat sakit.
seperti embun basahi dedauan.
seperti cahaya dalam gelap.
seperti udara dipagi hari.
Menemukan mu,
seperti melihat pelangi.
seperti melihat bintang yang paling terang.
seperti tersenyum dalam tangis.
seperti menemukan air di padang pasir.
seperti melihat malaikat.
seperti telah bertemu pasangan tulang rusuk ku...
Lebih Indah ♡
Diposting oleh
Dhetya Atna
on Minggu, 16 September 2012
/
Comments: (2)
Saat ku tenggelam dalam sendu, waktu pun enggan berlalu,
Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku entah untuk siapa pun itu.
Semakin ku lihat masa lalu, semakin hati ku tak menentu.
Tetapi satu sinar terangi jiwaku, saat ku melihat senyummu.
Dan kau hadir merubah segalanya menjadi lebih indah.
Kau bawa cinta ku setinggi angkasa membuat ku merasa sempurna.
Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup berdua dengan mu selama-lamanya.
Kau lah yang terbaik untukku.
Kini ku ingin hentikan waktu bila kau berada didekatku.
Bunga cinta bermekaran dalam jiwaku kan ku petik satu untukmu.
Entah apa yang aku tulis....
Diposting oleh
Dhetya Atna
on Rabu, 29 Agustus 2012
/
Comments: (1)
Pernah ku bertanya dalam hati tentang sebuah arti mencintai ?
Mungkin, mencintai adalah ketulusan menerima apa adanya.
Kemudian aku bertanya apa itu setia ?
Menurutku jawabannya tidak jauh berbeda dengan mencintai.
Lalu apa arti menyayangi ?
Setahu ku, menyayangi tidak pernah memiliki arti.
Perasaan yang seketika muncul dari dalam hati tanpa memerlukan sebuah alasan.
Lalu apa itu penghianatan ?
Mungkin, rasa lelah dan bosan dari sebuah komitmen.
Dan mengapa bisa terjadi ?
Karena tidak pernah ada kejujuran dalam sebuah komitmen.
Ketika kejujuran dalam komitmen dilontarkan, apakah itu sebuah kesalahan ?
Aku pikir tidak, karena lebih baik jujur sesakit apapun itu daripada menutupi dan sakitnya lebih lama.
Aku memilih jujur yang menyakitkan dan pada akhirnya kamu akan mengerti mengapa aku memilih ini.
Aku ingin kamu memilih kebahagiaan yang sesungguhnya dan yang terakhir.
Cinta Dalam Hati
Diposting oleh
Dhetya Atna
on Senin, 06 Agustus 2012
/
Comments: (0)
Pernah ngerasain Cinta Dalam Hati kan ? Nah, seperih itulah nahan Cinta sama orang..
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hari itu saat aku mulai memasuki dunia kerja. Ada satu wanita yang mencuri pandanganku. Selang seminggu aku bekerja, aku tahu namanya adalah Citra. Citra adalah satu-satunya pegawai wanita yang masih muda, umurnya baru 22 tahun hanya beda 2 tahun dengan ku.
Karna aku masih karyawan baru tentu aku belum begitu mengenal orang-orang sekitar dan Citra yang selalu membantu aku.
Tiga bulan sudah aku mengenal Citra, menurut ku dia wanita yang baik, cantik, supel, ceria, mandiri, menyenangkan, dan rada tomboi. Tapi aku tidak pernah tau seperti apa aku dimatanya.
Pagi itu sudah ada secangkir teh manis hangat dimejaku. Aku bingung siapa yang membuatnya. Mengejutkan ketika aku tau Citra-lah yang membuat teh itu. Dalam hati ku mulai bertanya-tanya ada apa gerangan Citra membuatkan aku teh. Dua hari kemudian Citra tiba-tiba menelponku, dia meminta aku datang ke sebuah cafe dekat kantor. Ku lihat dia sedang duduk menyendiri dipojok ruangan. Ku hampiri dia, dan ku lihat dia menangis. Air mata yang sia-sia. Percuma Citra menangisi lelaki seperti Dion. Apa dia tidak tahu betapa berharganya dia dihatiku.
Setelah hari itu hubungan aku dengan Citra semakin dekat, kita jadi sering jalan bareng, yaa meskipun hanya sekedar makan sepulang kerja atau menonton film baru dibioskop. Aku senang karna akhirnya Citra sadar bahwa masih banyak lelaki yang jauh lebih baik daripada Dion tapi sayang dia tidak sadar bahwa aku mencintainya.
Hujan turun cukup deras dan Citra tidak membawa payung. Aku mengantarnya pulang. Ini pertama kalinya aku mengantarnya sampai ke depan pintu rumahnya. Rumah yang sangat sederhana dan sikap Citra yang sederhana juga. Aku bersalaman dengan kedua orangtuanya dan sempat mengobrol sedikit sambil menikmati teh hangat buatan Citra.
Setiap hari perasaan ini semakin bertambah, dan aku yakin aku mampu menjaganya sampai saat itu tiba.
Pagi-pagi sudah ada meeting, ini adalah hal yang menyebalkan. Tapi menjadi menyenangkan karna ada Citra. Meeting yang hanya berlangsung satu jam itu pun usai. Dua hari lagi akan ada pegawai baru untuk posisi manager.
Tiba di hari H, pria tampan bernama Jason menjabat sebagai manager itu pun memberikan sambutannya. Aku cemburu sekali menerima ini, mengapa harus Citra yang menjadi asistannya.
Aku merasakan ada hal aneh, Citra seperti menjauhi ku. Entah karna sekarang ia sedang fokus kuliah atau sedang dekat dengan manager barunya itu. Aku kecewa dengan sikap Citra sekarang.
Satu tahun itu bukan waktu yang cepat buat ku. Setiap hari aku harus melihat kedekatan mereka. Apa Citra tidak pernah merasa aku cemburu.
Kali ini aku menyerah, mungkin dari awal memang aku yang salah. Aku tidak berani mengungkapkan perasaan ku yang sebenarnya padanya hingga hanya rasa sakit yang selalu aku rasakan. Aku merasa menjadi lelaki bodoh yang tidak punya nyali..
Untuk Citra,
Ketahuilah satu hal yang tidak pernah kau ketahui.
Lihatlah apa yang tidak pernah kamu lihat.
Lihatlah apa yang tidak pernah kamu lihat.
Mengertilah apa yang tidak pernah kamu mengerti.
Rasakanlah apa yang tidak kamu rasakan.
Kehadiran ku, Penantianku, dan Cintaku Untuk mu, hanya untuk mu...
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ga enak banget yah memendam Cinta.. Jadi mulai sekarang beraniin diri kamu buat bilang 'I LOVE YOU' sama orang yang kamu sayang, karna kalo udah ga ada kesempatan untuk bilang itu. Siapa yang nyesel ? pasti diri sendiri. Ujung-ujungnya galau deh :D
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ga enak banget yah memendam Cinta.. Jadi mulai sekarang beraniin diri kamu buat bilang 'I LOVE YOU' sama orang yang kamu sayang, karna kalo udah ga ada kesempatan untuk bilang itu. Siapa yang nyesel ? pasti diri sendiri. Ujung-ujungnya galau deh :D
Wanita
Diposting oleh
Dhetya Atna
on Kamis, 02 Agustus 2012
/
Comments: (0)
Ini adalah cerita ketika Tuhan menciptakan wanita, Dia lembur pada hari ke6.
Malaikat datang dan bertanya "Mengapa begitu lama Tuhan??"
Tuhan menjawab,"sudahkah kamu lihat semua detil yg Aku ciptakan untuknya??"
"2 tangan ini harus bisa selalu di bersihkan setidaknya terdiri dari 200 bagian yg bisa di gerakkan dan berfungsi baik agar dapat mengolah berbagai jenis makanan..
Mampu memberikan kenyamanan bagi anak-anaknya.
Punya pelukan yg dpt menyembuhkan rasa sakit hati dan keterpurukan.
Dan semuanya cukup di lakukan dengan kedua tangan ini.
Malaikat takjub,"hanya dengan 2 tangan ini??"
"Tetapi Tuhan,Engkau membuatnya begitu halus dan lembut"
"Ya Aku membuatnya begitu lembut. Tapi kamu blm bisa bayangkan kekuatan yg Aku berikan kepadanya agar ia bisa mengatasi banyak hal yg luar biasa"
"Apakah dia bisa berpikir??"tanya Malaikat.
Tuhan menjawab "Tidak hanya berpikir,dia juga mampu bernegosiasi dgn mengutarakan pendapatnya"
Malaikat itu menyentuh dagunya..
"Tuhan Engkau buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh,seolah banyak sekali beban untuknya"
"Itu bukan kerapuhan,itu air mata. Aku berikan padanya supaya dia bisa mengekspresikan kegembiraan,kegalauan,cinta,kesepian,penderitaan & rasa bangga"
"Engkau memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaanMu ini sungguh menakjubkan"
"Ya harus! Wanita ini mempunyai kekuatan untuk mempesona Laki-laki..
Dia dapat mengatasi beban hidup..
Mampu menyimpan kebahagiaan & pendapatnya sendiri.
Mampu tersenyum bahkan ketika hatinya menjerit..
Mampu tertawa saat hatinya menangis..
Dia bisa berkorban demi orang-orang yg dikasihinya..
Dia bisa melawan ketidakadilan..
Dia bersorak saat melihat kawannya bahagia..
Hatinya terluka saat melihat kesedihan..
Dia tahu sebuah ciuman & pelukan dapat menyembuhkan..
"CINTANYA TANPA SYARAT!"
Malaikat sangat kagum "lalu apa kekurangannya??"
Tuhan menjawab "hanya satu hal. Dia terkadang lupa betapa berharganya dia.
From Septi Haerani Harahap
Malaikat datang dan bertanya "Mengapa begitu lama Tuhan??"
Tuhan menjawab,"sudahkah kamu lihat semua detil yg Aku ciptakan untuknya??"
"2 tangan ini harus bisa selalu di bersihkan setidaknya terdiri dari 200 bagian yg bisa di gerakkan dan berfungsi baik agar dapat mengolah berbagai jenis makanan..
Mampu memberikan kenyamanan bagi anak-anaknya.
Punya pelukan yg dpt menyembuhkan rasa sakit hati dan keterpurukan.
Dan semuanya cukup di lakukan dengan kedua tangan ini.
Malaikat takjub,"hanya dengan 2 tangan ini??"
"Tetapi Tuhan,Engkau membuatnya begitu halus dan lembut"
"Ya Aku membuatnya begitu lembut. Tapi kamu blm bisa bayangkan kekuatan yg Aku berikan kepadanya agar ia bisa mengatasi banyak hal yg luar biasa"
"Apakah dia bisa berpikir??"tanya Malaikat.
Tuhan menjawab "Tidak hanya berpikir,dia juga mampu bernegosiasi dgn mengutarakan pendapatnya"
Malaikat itu menyentuh dagunya..
"Tuhan Engkau buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh,seolah banyak sekali beban untuknya"
"Itu bukan kerapuhan,itu air mata. Aku berikan padanya supaya dia bisa mengekspresikan kegembiraan,kegalauan,cinta,kesepian,penderitaan & rasa bangga"
"Engkau memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaanMu ini sungguh menakjubkan"
"Ya harus! Wanita ini mempunyai kekuatan untuk mempesona Laki-laki..
Dia dapat mengatasi beban hidup..
Mampu menyimpan kebahagiaan & pendapatnya sendiri.
Mampu tersenyum bahkan ketika hatinya menjerit..
Mampu tertawa saat hatinya menangis..
Dia bisa berkorban demi orang-orang yg dikasihinya..
Dia bisa melawan ketidakadilan..
Dia bersorak saat melihat kawannya bahagia..
Hatinya terluka saat melihat kesedihan..
Dia tahu sebuah ciuman & pelukan dapat menyembuhkan..
"CINTANYA TANPA SYARAT!"
Malaikat sangat kagum "lalu apa kekurangannya??"
Tuhan menjawab "hanya satu hal. Dia terkadang lupa betapa berharganya dia.
From Septi Haerani Harahap






